Sejarah Desa Mojoreno

SEJARAH DESA MOJORENO

 

  1. ETIMOLOGI

Asal kata “Desa  Mojoreno “ terdapat dua kata yaitu “ Maja “ dan “Reno”. Maja dimaknai dengan Buah Maja, yang memiliki manfaat penyembuh aneka penyakit dan penolak balak, yang dulu di wilayah ini banyak tumbuh dan berkembang. Selanjutnya “Reno”, dimaknai menyenangkan. Sehingga Mojoreno, dapat dimaknai buah Maja yang bermanfaat sehingga membuat Senang bagi masyarakat.

  1. SEJARAH PEMERINTAHAN
  2. Pemerintahan Hindia Belanda ( –  1942 )

Pemerintahan saat itu dikendalikan Ratu Wilhelmina, Ratu Belanda yang bekerja sama dengan Kerajaan Surakarta. Pola kepemimpinan bersifat Priyayi, seperti adat kepemimpinan keraton, pemimpin sebagai Pangreh Projo, rakyat sebagai obyek saja, tanpa ada pendidikan dan penguatan.

  1. Pendudukan Jepang ( 1942-  1945)

Tahun 1942 Pemerintah Kerajaan Belanda Jendral Starda Van Bork menyerah kepada Jepang tanpa syarat.

 

Kepala Desa

  1. Prawiro Sendiko (1887 – 1914)
  2. Taru Sukaryo (1914 – 1937)
  3. Marto Sugito (1937 – 1957)
  4. Atmo Suwarno (1957 – 1988)
  5. Soepardi (1988 – 1999)
  6. Sardi (1999 – 2013)
  7. Kasno (2013 –         )

 

Carik / Sekretaris Desa

  1. Coko                    (1889 – 1925)
  2. Marto Sugito (1925 – 1937)
  3. Citro Modo                    (1937 – 1957)
  4. Sastro Redjono (1957 – 2003)
  5. Senthot Purnomo (2003 –         )

Jadi yang Pertama Berkomentar

Leave a Reply